KANKER PAYUDARA
Dalam populasi, kanker payudara adalah pembunuh nomor 1 pada wanita. Beberapa faktor ditengarai sebagai penyebab kanker payudara begitu mematikan. Kurangnya pengetahuan tentang gejala kanker payudara, malu berobat atau memilih pengobatan alternatif yang kurang tepat sehingga penderita datang saat kondisi kanker payudaranya sudah parah dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Walaupun sangat jarang, kanker payudara juga dapat terjadi pada pria.
SADARI ( PERIKSA PAYUDARA SENDIRI )
SADARI adalah cara yang cepat, mudah, dan dapat dilakukan oleh semua wanita sebagai sarana deteksi dini tumor / kanker payudara. SADARI penting bagi setiap wanita yang telah mendapat menstruasi dan payudaranya telah berkembang. Di usia 20-an umumnya dengan SADARI cukup untuk deteksi dini kanker payudara. Deteksi dini pada wanita usia 30-an sebaiknya dilakukan pemeriksaan penunjang seperti USG di samping SADARI. Untuk wanita usia 40-an, selain USG pemeriksaan mammografi perlu dilakukan.
SADARI dilakukan 7-10 hari setelah menstruasi selesai. Untuk mempermudah proses SADARI, oleskan minyak zaitun atau busa sabun mandi ke permukaan payudara. Selanjutnya lakukan langkah-langkah SADARI :
· Pada posisi telentang, tangan kanan di bawah kepala, dan letakkan bantal kecil di punggung kanan. Raba payudara kanan dengan tekanan lembut tapi mantap dengan 3 jari tengah tangan kiri. Lakukan gerakan memutar dari pinggir, searah jarum jam.Rasakan dengan seksama apabila ada benjolan yang mencurigakan.
· Ulangi SADARI pada posisi telentang untuk payudara kiri. Tangan kiri di bawah kepala, dan bantal kecil di punggung kiri.
· Tekan perlahan daerah puting, amati apakah ada cairan abnormal yang keluar dari puting seperti darah atau susu di luar masa menyusui.
· Pada posisi berdiri di depan cermin, lengan lurus ke bawah, lalu amati dengan teliti, apakah ada benjolan atau perubahan bentuk payudara.
· Ulangi pengamatan di depan cermin dengan posisi kedua lengan diangkat ke atas.
Pada saat melakukan SADARI perhatikan kelainan-kelainan yang mengarah pada tumor / kanker payudara. Cermati apakah ada benjolan, perubahan bentuk payudara, keluarnya cairan abnormal dari puting, puting yang tertarik ke dalam, atau permukaan payudara yang mengkerut (keriput) seperti kulit jeruk. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter setiap temuan yang mencurigakan.
Kenali faktor resiko kanker payudara, agar kita dapat lebih waspada. Wanita dengan riwayat kanker payudara / kanker lainnya pada keluarga, diet tinggi lemak / daging merah / alkohol, tidak memiliki anak / hamil pertama kali di usia > 30 th memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara.
Tags: kanker, kanker payudara, payudara, SADARI









March 22nd, 2009 at 1:27 pm
saya setuju dengan materi tentang kanker payudara. Tips2 lain yang saya coba bagi silahkan klik di blog saya.