FAKTA TENTANG VITAMIN

Apakah benar pernyataan bahwa setiap orang butuh suplemen vitamin dan semakin banyak vitamin yang kita konsumsi, tubuh kita akan semakin sehat dan terlindung dari serangan penyakit? Sekalipun pendapat ini cukup populer di antara kita, namun hal ini tidak tepat

Tubuh kita memang perlu asupan vitamin dan mineral dari luar tubuh karena tubuh tidak dapat memproduksi sendiri baik vitamin maupun mineral. Vitamin dan mineral berperan dalam proses metabolisme tubuh, namun tidak dalam jumlah yang besar. Pola makan sehat dan seimbang dan bervariasi sebenarnya sudah dapat mencukupi kebutuhan tubuh akan vitamin.

Makanan alami adalah sumber vitamin dan mineral yang terbaik. Satu jenis makanan tidak hanya mengandung satu jenis vitamin saja. Sebagai contoh, dengan makan sebuah jambu biji kita akan mendapatkan vitamin C, vitamin A, fosfor, kalium, senyawa flavonoid (berfungsi sebagai anti radang, antivirus, dan anti kanker), senyawa polifenol (berfungsi sebagai antioksidan) disamping karbohidrat dan protein.

Bahan makanan alami mengandung serat alami yang sangat penting dalam proses pencernaan. Serat juga berperan dalam mencegah penyakit diabetes, lever, dan kanker terutama kanker kolon (usus besar). Jadi yang patut diingat, suplemen hanya berfungsi sebagai pelengkap dan bukan sebagai pengganti bahan makanan alami.

Vitamin dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu vitamin yang larut air dan vitamin yang larut lemak. Vitamin yang larut air adalah vitamin C dan Kelompok Vitamin B (B1,B2,B3,B5,B6,B7,B12), sedangkan vitamin yang larut lemak adalah vitamin A,D,E,K. Kelebihan vitamin yang larut dalam air umumnya terbuang melalui urin, sedangkan kelebihan vitamin yang larut lemak akan terakumulasi di hati. Hal ini menyebabkan overdosis vitamin yang larut lemak lebih berbahaya karena dapat mengganggu fungsi hati.

Suplemen vitamin dan mineral dibutuhkan bila diet harian tidak dapat mencukupi kebutuhan tubuh. Kondisi kesehatan tertentu juga sangat membutuhkan suplemen seperti masa pertumbuhan pada anak-anak, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang diet karena jumlah bahan makanan yang boleh dikonsumsi dibatasi, juga vegetarian yang seringkali mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin B12 yang terdapat pada bahan makanan hewani.


Tags: ,

Leave a Reply